Langsung ke konten utama

Tips Memilih Lantai Apartemen Terbaik untuk Ditingali

Tips Memilih Lantai Apartemen Terbaik untuk Ditingali

Kebanyakan masyarakat urban Indonesia kini lebih memilih untuk tinggal di hunian vertikal seperti apartemen. Nah, sebelum memilih apartemen sebagai tempat tinggal, tentu ada beberapa hal yang harus diperhatikan, mulai dari kestrategisan lokasi, kelengkapan fasilitas, kemudahan akses hingga posisi lantai.

Ya, posisi lantai apartemen memang menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan. Pasalnya, faktor ini juga bisa mempengaruhi sedikit banyak kenyamanan Anda saat menghuni apartemen tersebut.

Lalu, mana lantai apartemen yang akan Anda pilih? Yuk, cari tau posisi yang tepat untuk Anda! Berikut adalah kelebihan dan kekurangan dari masing-masing posisi lantai yang dilansir dari Amethyst Tower.

Apartemen Lantai Atas Paling di Minati

Apartemen Lantai Atas Paling di Minati


Posisi lantai ini cocok untuk Anda yang mendambakan pemandangan yang indah. Dengan tinggal di apartemen lantai atas, Anda dapat menikmati pemandangan kota dengan luas. Selain itu, posisi ini juga mengurangi tingkat kebisingan yang berasal dari lalu lintas pejalan kaki di dalam maupun luar gedung.

Apartemen Lantai Tengah Sangat Pas

Apartemen Lantai Tengah Sangat Pas

Lantai tengah cocok untuk Anda yang tidak mau tinggal di lantai atas namun juga enggan tinggal di lantai bawah.  Soal pemandangan, apartemen lantai tengah tak kalah menarik. Anda juga akan memiliki dua tetangga, yaitu di atas dan di bawah. Di lantai ini juga tidak terlalu bising karena lalu lintas jalanan.

Apartemen Lantai Bawah Ramah Lansia

Apartemen Lantai Bawah Ramah Lansia

Jika Anda mengajak ibu atau ayah yang sudah berusia lanjut untuk tinggal bersama di apartemen, ada baiknya jika Anda memilih posisi apartemen lantai bawah. Dengan begini, mereka tidak perlu repot menggunakan lift untuk keluar masuk apartemen.

Selain itu, Anda yang memiliki buah hati yang masih kecil memang sebaiknya jangan memilih unit yang terlalu tinggi. Pilihlah unit di lantai dasar sehingga dapat memudahkan buah hati bermain keluar.


Bagaimana, sudah menentukan pilihan? Apapun pilihan Anda pastikan memilih apartemen sesuai dengan kebutuhan ya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hanya dengan Cara Ini WNA Bisa Beli Apartemen di Indonesia

Seperti yang kita tau, pembangunan apartemen terus menjamur tak hanya di pusat kota, namun juga merebak hingga ke kawasan-kawasan penyangga. Kondisi ini pun dimanfaatkan oleh para investor untuk “memperkaya” diri, mengingat nilai properti yang tidak pernah turun dan tak terpengaruh inflasi. Bukan hanya investor lokal saja yang ingin berinvestasi apartemen di Indonesia, warga negara asing (WNA) pun banyak yang tertarik untuk menjalankan kegiatan bisnis ini. Sayangnya, WNA tidak memiliki keleluasaan untuk memiliki properti di Indonesia. Sebenarnya pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 103/2015 tentang Pemilikan Rumah Tempat Tinggal atau Hunian oleh Orang Asing yang berkedudukan di Indonesia. Meski begitu, tetap ada syarat-syarat yang harus dipenuhi agar mereka bisa memiliki hunian di Indonesia. Memiliki Kitas Pertama, berdasarkan PP No. 103 pasal 2 ayat 2, WNA diperbolehkan membeli properti di Indonesia jika ia memiliki KITAS (Kartu Izin Tingga...

Cuma Orang Kaya & Ekspatriat yang Bisa Beli Apartemen. Benarkah?

Banyak yang mengatakan kalau apartemen hanya diperuntukan kepada kalangan atas dan ekspatriat. Hal ini karena harga dari hunian vertikal ini yang bisa dibilang cukup fantastis. Selain itu, biaya maintenance -nya yang juga cukup tinggi dibanding rumah tapak pun menjadi latar belakang munculnya persepsi ini. Tapi, benarkah begitu? Yuk, cari tahu kebenarannya dengan menyimak penjelasan di bawah ini. Apartemen di Pusat Kota Harganya Mahal Apartemen terkenal dengan harganya yang mahal. Tapi, tahukah Anda bahwa tingginya harga ini disebabkan oleh lokasinya. Apartemen dengan harga fantastis biasanya terletak di kota-kota besar seperti Jakarta. Inilah yang menyebabkan munculnya persepsi bahwa hanya orang kaya dan ekspatriat berpenghasilan tinggi yang mampu membeli apartemen. Pilih Lokasi yang Tepat Fakta lain yang menyebabkan tingginya harga apartemen adalah lokasi. Tentu apartemen di kota besar dibanderol dengan harga lebih tinggi dibanding yang berlokasi di pinggir ...

4 Hal yang Harus Diperhatikan Agar Pengajuan KPA Disetujui Bank

KPA alias Kredit Pemilikan Apartemen merupakan salah satu fasilitas pembiayaan hunian yang disediakan oleh bank. Fasilitas ini sejatinya bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam memiliki hunian, khususnya apartemen. Bank Indonesia menyebutkan bahwa pengguna fasilitas KPA di triwulan IV 2016 meningkat hingga 77,22%. Pencapaian tersebut mendorong pertumbuhan KPA sebesar 1,90% atau senilai Rp 362,84 triliun dibanding kuartal sebelumnya. Dapat kita lihat bahwa pemberian dana kredit untuk hunian oleh bank terus meningkat. Namun, tahukah Anda bahwa sebenarnya tidak semua pengajuan KPA disetujui lho. Beberapa orang harus merasakan “pahitnya” ditolak oleh pihak bank. Lalu, bagaimana caranya agar Anda tidak mengalami hal tersebut? Dilansir dari Amethyst Tower, berikut adalah beberapa hal yang harus diperhatikan agar pengajuan KPA disetujui oleh bank. Dokumen Lengkap Hal pertama yang harus diperhatikan sebelum mengajukan KPA adalah kesiapan dokumen. Beberapa dokume...