Langsung ke konten utama

Cara Cerdas Memilih Asuransi Perjalanan


Liburan memang menjadi hal yang sangat menyenangkan bagi kebanyakan orang, apalagi berlibur dengan orang-orang tercinta. Biasanya pergit berlibur menggunakan transportasi umum seperti pesawat, kapal, dan kereta, yang mana transportasi tersebut memiliki risiko yang cukup tinggi mulai dari kecelakaan, kehilangan bagasi atau bahkan tiba-tiba jatuh sakit saat di perjalanan. 

Tentunya hal tersebut tidak ingin terjadikan dan untuk melindungi diri kalian dari hal tersebut alangkah baiknya menggunakan perlindungan diri yaitu asuransi perjalanan yang memiliki sejumlah manfaat. Namun, apakah kalian sudah tahu bagaimana cara memilih asuransi perjalanan yang tepat dan baik? Berikut hal-hal yang perlu kalian perhatikan saat memilih asuransi perjalanan.

1. Pahami Besaran Premi Perlindungan

Jadilah nasabah asuransi perjalanan yang cerdas, dengan cara melakukan pengamatan dan pengenalan seluk beluk asuransi perjalanan dengan teliti. Mulai dari cara administrasi, hal apa saja yang ditanggung hingga manfaat apa saja yang nantinya akan diterima. 

Ketika kalian membeli premi asuransi perhatikan dengan teliti jangan sampai membeli premi asuransi yang sama dengan premi yang sudah dimiliki.  Misalnya, Kondisi awal kalian sudah memiliki asuransi jiwa, ketika kalian membeli asuransi perjalanan makan belilah yang hanya menanggung kehilangan barang saja. Kenapa begitu? Karena pada kondisi awalnya kalian sudah memiliki asuransi jiwa dan kalian tidak perlu untuk membelinya kembali, daripada membeli 2 produk dengan proteksi yang sama mending 1 saja.

2. Pahami waktu perlindungan asuransi perjalanan

Asuransi perjalanan biasanya hanya akan menanggung risiko ketika ditengah perjalanan saja. Untuk itu perlu kalian pahami sesuaikanlah waktu perlindungan asuransi perjalanan tersebut dengan lamanya waktu kalian melakukan perjalanan. Dimana tanggungan tersebut akan terhitung mulai dari tanggal yang tercetak pada tiket dari pergi hingga pulang. Perlu kalian ingat, jangan sampai pulang lewat dari batas waktu perlindungan. kenapa begitu? Apabila kalian pulang lewat dari batas waktu perlindungan dan suatu ketika terjadi kecelakaan dan mengajukan klaim maka klaim kalian akan ditolak walaupun memang kalian terdaftar memiliki asuransi perjalanan.

3. Cek Cakupan Perlindungan

Apabila kalian akan melakukan perjalanan atau berwisata ekstream yang memiliki risiko tinggi,  misalnya saja olahraga ekstrem, wisata alam liar, atau ke tempat yang dianggap berbahaya seperti ke daerah konflik. Bisanya perusahaan asuransi enggan untuk menanggu perjalanan wisata tersebut dan ada juga perusahaan asuransi yang menetapkan premi tambahan di luar premi asuransi perjalanan pada umumnya untuk aktivitas aktivitas ekstrem ini.

4. Cakupan Tujuan Perjalanan

Asuransi perjalanan terbagi menjadi dua jenis yaitu asuransi perjalanan domestik dan internasional yang tentunya masing-masing jenis ini memiliki perbedaan polis. Jika kalian membeli asuransi perjalanan belilah sesuai dengan kebutuhan tujuan perjalanan kalian dan perlu kalian perhatikan juga, jenis asuransi perjalanan memiliki masing-masing pengecualian yang tidak bisa diklaim.

5. Perhatikan Kondisi Kesehatan

Pada umumnya, perusahaan asuransi tidak menanggung kondisi kesehatan tertanggung yang telah ada sebelumnya. Apabila kalian memiliki riawayat penyakit, sebaiknya beritahulah pada pihak asuransi. Walaupun sekilas nampak menguntungkan menyembunyikan kondisi kesehatan yang sudah dialami sebelumnya, namun suatu ketika terjadi klaim, mungkin saja klaim kalian akan ditolak. Untuk menghindari hal tersebut maka dianjurkan untuk mengungkapkan semua rincian kesehatan dengan sebenarnya sehingga kasus klaim yang nantinya akan diajukan tidak akan mengalami penolakan.

Itulah poin-poin yang perlu kalian perhatikan ketika akan memilih asuransi perjalanan. Jadi, tak usah ragu dan salah lagi untuk mendapatkan asuransi perjalanan yang baik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hanya dengan Cara Ini WNA Bisa Beli Apartemen di Indonesia

Seperti yang kita tau, pembangunan apartemen terus menjamur tak hanya di pusat kota, namun juga merebak hingga ke kawasan-kawasan penyangga. Kondisi ini pun dimanfaatkan oleh para investor untuk “memperkaya” diri, mengingat nilai properti yang tidak pernah turun dan tak terpengaruh inflasi. Bukan hanya investor lokal saja yang ingin berinvestasi apartemen di Indonesia, warga negara asing (WNA) pun banyak yang tertarik untuk menjalankan kegiatan bisnis ini. Sayangnya, WNA tidak memiliki keleluasaan untuk memiliki properti di Indonesia. Sebenarnya pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 103/2015 tentang Pemilikan Rumah Tempat Tinggal atau Hunian oleh Orang Asing yang berkedudukan di Indonesia. Meski begitu, tetap ada syarat-syarat yang harus dipenuhi agar mereka bisa memiliki hunian di Indonesia. Memiliki Kitas Pertama, berdasarkan PP No. 103 pasal 2 ayat 2, WNA diperbolehkan membeli properti di Indonesia jika ia memiliki KITAS (Kartu Izin Tingga...

Cuma Orang Kaya & Ekspatriat yang Bisa Beli Apartemen. Benarkah?

Banyak yang mengatakan kalau apartemen hanya diperuntukan kepada kalangan atas dan ekspatriat. Hal ini karena harga dari hunian vertikal ini yang bisa dibilang cukup fantastis. Selain itu, biaya maintenance -nya yang juga cukup tinggi dibanding rumah tapak pun menjadi latar belakang munculnya persepsi ini. Tapi, benarkah begitu? Yuk, cari tahu kebenarannya dengan menyimak penjelasan di bawah ini. Apartemen di Pusat Kota Harganya Mahal Apartemen terkenal dengan harganya yang mahal. Tapi, tahukah Anda bahwa tingginya harga ini disebabkan oleh lokasinya. Apartemen dengan harga fantastis biasanya terletak di kota-kota besar seperti Jakarta. Inilah yang menyebabkan munculnya persepsi bahwa hanya orang kaya dan ekspatriat berpenghasilan tinggi yang mampu membeli apartemen. Pilih Lokasi yang Tepat Fakta lain yang menyebabkan tingginya harga apartemen adalah lokasi. Tentu apartemen di kota besar dibanderol dengan harga lebih tinggi dibanding yang berlokasi di pinggir ...

Do & Don’t Dalam Berinvestasi Properti

Investasi properti adalah solusi yang tepat untuk tetap bisa mendapatkan penghasilan saat kita sudah tidak mampu lagi untuk banyak bergerak dan bekerja. Selain harganya selalu mengalami kenaikan, nilainya yang tidak terkikis oleh inflasi juga menjadi keuntungan tersendiri karena dapat mengimbangi inflasi dan pajak yang tabungan kita. Sebenarnya, investasi properti memiliki daya tarik tersendiri yaitu meskipun ekonomi dalam keadaan buruk, berinvestasi di sektor ini akan lebih baik dari pada saham. Apalagi jika Anda memilih properti berupa hunian. Pasalnya, sumber utama dari pembangunan properti ini adalah tanah yang harganya naik setiap tahun. Namun, yang namanya investasi pasti memiliki risiko. Nah, dilansir dari Olympic Residence, berikut adalah beberapa hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat akan memulai investasi properti . Do: Rencanakan Tujuan Investasi Sebelum memulai investasi properti, sebaiknya tentukan dulu apa yang diharapkan dari Investasi Anda. ...