Langsung ke konten utama

5 Solusi Kitchen Set Tahan dari Serangan Rayap


Sebelum mengetahui bagaimana solusi agar kitchen set bisa tahan terhadap rayap, maka Anda harus tahu dulu bagaimana perilaku rayap. Rayap biasa bersarang secara bergerombol dan memakan kayu perabot ataupun rumah. Rayap biasa hidup di tempat yang gelap dan lembab serta dengan suhu hangat sehingga kitchen set adalah lokasi tepat untuk mereka.

Solusi Kitchen Set Anti Rayap

1. Lakukan Pengendalian Rayap

Jika bahan yang dipilih kayu solid, pengendaliannya adalah dengan mengoleskan bahan alami seperti oli, solar, air sabun, air cucian beras, dan kapur barus. Anda juga bisa menggunakan bahan kimia jika diperlukan.
Hubungi tenaga ahli untuk memastikan rumah dan tempat pemasangan kitchen set bersih dari kemungkinan munculnya rayap. Misalnya melakukan penyemprotan bahan kimia tertentu. Pengendalian hama sebelum memasang kitchen set akan memengurangi serangan.

2. Pemilihan Bahan

Pemilihan bahan menjadi salah satu hal penting yang harus dipertimbangkan. Bahan yang disarankan agar kitchen set anti rayap adalah multiplek atau bisa juga dengan kayu solid.
Jenis kayu yang disarankan sebagai bahan di antaranya adalah jati, melia, dan rosewood India. Pemakaian bahan ini sangat disarankan karena sifatnya aman, ramah lingkungan, tidak beracun, dan bisa diperbaharui.
Sebelum dibuat jadi kabinet, bahan ini perlu diawetkan dulu dengan pelapis, cat, dan pelitur. Pemakaian cat dan pelitur ini selain bisa mencegah datangnya hewan pemakan kayu, juga akan mempercantik tampilan.
Sebagai catatan, jika kayu yang dipakai tidak diberi pelapis, maka bagian dalamnya bisa digunakan sebagai sarang hewan pemakan kayu. Kalau demikian, Anda bisa menemukan khasiat ratu rayap di dalamnya.
Selain itu dari segi finishing usahakan menggunakan dempul dan juga cat duco. Hal ini dilakukan agar pori yang ada di kayu bisa tertutup. Perlu Anda ketahui juga jika bahan kimia yang ada di cat duco tidak disukai rayap sehingga pastinya akan menjadikan rayap menjauh. Material partikel board amat tidak disarankan untuk pembuatan kitchen set karena rayap begitu mudah merusaknya.

3. Pakai Cat Anti Lembab dan Jamur

Jika dari segi materialnya sudah tepat, lanjutkan dengan pemilihan catnya. Pemilihan cat yang disarankan adalah dengan cat anti lembab dan jamur. Dengan demikian maka kitchen set Anda akan bisa lebih tahan pada air dan kelembaban sehingga pastinya akan bisa senantiasa awet. Selain itu, kitchen set juga akan lebih kuat mengingat air tidak meresap dan melemahkan material. Rayap pun tidak akan masuk karena kondisi kitchen set yang tidak lembab.

4. Pelapisan Obat Anti Rayap

Lapisi kitchen set Anda dengan obat anti rayap, sehingga kitchen set akan lebih tahan terhadap serangan rayap.

5. Pencahayaan Optimal

Rayap suka tempat yang lembab dan gelap, maka rancang dapur Anda dengan banyak jendela atapun gunakan seng plastik agar ruangan dapur menjadi terang dan banyak cahaya matahari yang masuk sehingga dapur tidak lembab.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hanya dengan Cara Ini WNA Bisa Beli Apartemen di Indonesia

Seperti yang kita tau, pembangunan apartemen terus menjamur tak hanya di pusat kota, namun juga merebak hingga ke kawasan-kawasan penyangga. Kondisi ini pun dimanfaatkan oleh para investor untuk “memperkaya” diri, mengingat nilai properti yang tidak pernah turun dan tak terpengaruh inflasi. Bukan hanya investor lokal saja yang ingin berinvestasi apartemen di Indonesia, warga negara asing (WNA) pun banyak yang tertarik untuk menjalankan kegiatan bisnis ini. Sayangnya, WNA tidak memiliki keleluasaan untuk memiliki properti di Indonesia. Sebenarnya pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 103/2015 tentang Pemilikan Rumah Tempat Tinggal atau Hunian oleh Orang Asing yang berkedudukan di Indonesia. Meski begitu, tetap ada syarat-syarat yang harus dipenuhi agar mereka bisa memiliki hunian di Indonesia. Memiliki Kitas Pertama, berdasarkan PP No. 103 pasal 2 ayat 2, WNA diperbolehkan membeli properti di Indonesia jika ia memiliki KITAS (Kartu Izin Tingga...

Cuma Orang Kaya & Ekspatriat yang Bisa Beli Apartemen. Benarkah?

Banyak yang mengatakan kalau apartemen hanya diperuntukan kepada kalangan atas dan ekspatriat. Hal ini karena harga dari hunian vertikal ini yang bisa dibilang cukup fantastis. Selain itu, biaya maintenance -nya yang juga cukup tinggi dibanding rumah tapak pun menjadi latar belakang munculnya persepsi ini. Tapi, benarkah begitu? Yuk, cari tahu kebenarannya dengan menyimak penjelasan di bawah ini. Apartemen di Pusat Kota Harganya Mahal Apartemen terkenal dengan harganya yang mahal. Tapi, tahukah Anda bahwa tingginya harga ini disebabkan oleh lokasinya. Apartemen dengan harga fantastis biasanya terletak di kota-kota besar seperti Jakarta. Inilah yang menyebabkan munculnya persepsi bahwa hanya orang kaya dan ekspatriat berpenghasilan tinggi yang mampu membeli apartemen. Pilih Lokasi yang Tepat Fakta lain yang menyebabkan tingginya harga apartemen adalah lokasi. Tentu apartemen di kota besar dibanderol dengan harga lebih tinggi dibanding yang berlokasi di pinggir ...

Do & Don’t Dalam Berinvestasi Properti

Investasi properti adalah solusi yang tepat untuk tetap bisa mendapatkan penghasilan saat kita sudah tidak mampu lagi untuk banyak bergerak dan bekerja. Selain harganya selalu mengalami kenaikan, nilainya yang tidak terkikis oleh inflasi juga menjadi keuntungan tersendiri karena dapat mengimbangi inflasi dan pajak yang tabungan kita. Sebenarnya, investasi properti memiliki daya tarik tersendiri yaitu meskipun ekonomi dalam keadaan buruk, berinvestasi di sektor ini akan lebih baik dari pada saham. Apalagi jika Anda memilih properti berupa hunian. Pasalnya, sumber utama dari pembangunan properti ini adalah tanah yang harganya naik setiap tahun. Namun, yang namanya investasi pasti memiliki risiko. Nah, dilansir dari Olympic Residence, berikut adalah beberapa hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat akan memulai investasi properti . Do: Rencanakan Tujuan Investasi Sebelum memulai investasi properti, sebaiknya tentukan dulu apa yang diharapkan dari Investasi Anda. ...