Langsung ke konten utama

Maksimalkan Ruangan dengan Penggunaa Furniture Lemari Bawah Tangga

 Untuk membuat hunian lebih rapi dan tertata, penggunaan lemari menjadi salah satu solusi yang bisa dipilih. Selain bisa menyimpan banyak barang, kehadirannya juga bisa menjadi bagian dari dekorasi dari hunian Anda.

Namun, jika ruang di rumah Anda tidak begitu luas, menghadirkan lemari sebagai furnitur tambahan di rumah membuat Anda harus berpikir dua kali. Untuk menyiasatinya, alih-alih membeli lemari baru, Anda dapat membuat lemari bawah tangga. Selain fungsional, lemari bawah tangga juga bisa menghemat ruang lebih banyak dibandingkan dengan harus menambah furnitur lagi.

Bingung desain lemari bawah tangga seperti apa yang cocok dengan hunian rumah Anda? Simak inspirasinya berikut ini ya!

1. Lemari Bawah Tangga untuk Menyimpan Sepatu atau Baju

Membuat area bawah tangga menjadi rak adalah solusi yang paling sering digunakan, karena bisa menjadi rak sepatu dan rak bawah tangga tambahan. Lebar tangga umumnya berukuran 90–100 cm. Ukuran atau kedalaman lemari di bawah tangga tidak selalu harus mengikuti lebar tangga tersebut. Lebar lemari bawah tangga bisa hanya setengahnya, misalnya 45–50 cm.

Semakin dalam lemari yang Anda miliki, semakin sulit meraih barang di bagian dalam. Walaupun keuntungannya Anda memiliki space yang lebih banyak. Solusinya adalah membuat lemari dengan rel laci. Desainnya pun beragam, semua tergantung fungsi yang Anda inginkan.

2. Lemari Bawah Tangga sebagai TV Cabinet

Jika area bawah tangga Anda cukup luas, area ini juga bisa dijadikan sebagai TV cabinet, sekaligus digunakan untuk menyimpan buku dan koleksi pajangan Anda.

3. Rak Bawah Tangga untuk Buku

Bagi penggemar buku, memiliki perpustakaan pribadi di rumah adalah mimpi yang jadi kenyataan. Tidak perlu berukuran besar, dua lemari bawah tangga seperti ini cukup untuk menampung koleksi buku favorit. Agar lebih nyaman kamu bisa meletakkan agar kegiatan membaca buku menjadi lebih mengasyikan!

4. Lemari Bawah Tangga untuk Menyimpan Sepeda

Saat ini banyak rumah tipe cluster yang dibuat tanpa pagar pembatas antar rumah. Bagi para pemilik sepeda, hal ini bisa membuat was-was karena kemungkinan sepeda bisa dicuri. Belum lagi jika sepeda terkena hujan, sepeda akan lebih mudah rusak.

Oleh karena itu, Anda bisa memanfaatkan lemari bawah tangga sebagai tempat menyimpan sepeda. Jika sepedamu bisa dilipat, kamu bisa menggunakan lemari tertutup. Jika sepedamu tidak bisa dilipat, gantungkan saja seperti gambar di atas.

5. Lemari Bawah Tangga yang Tertutup

Lemari bawah tangga sebagai kitchen set. Lemari bawah tangga dengan tipe kitchen set cocok digunakan sebagai kotak penyimpanan, seperti alat masak, piring, gelas, sendok dan juga bahan makanan.

Sumber: https://www.rancangmebel.com/artikel/6-desain-lemari-bawah-tangga-solusi-memaksimalkan-ruangan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

4 Hal yang Harus Diperhatikan Agar Pengajuan KPA Disetujui Bank

KPA alias Kredit Pemilikan Apartemen merupakan salah satu fasilitas pembiayaan hunian yang disediakan oleh bank. Fasilitas ini sejatinya bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam memiliki hunian, khususnya apartemen. Bank Indonesia menyebutkan bahwa pengguna fasilitas KPA di triwulan IV 2016 meningkat hingga 77,22%. Pencapaian tersebut mendorong pertumbuhan KPA sebesar 1,90% atau senilai Rp 362,84 triliun dibanding kuartal sebelumnya. Dapat kita lihat bahwa pemberian dana kredit untuk hunian oleh bank terus meningkat. Namun, tahukah Anda bahwa sebenarnya tidak semua pengajuan KPA disetujui lho. Beberapa orang harus merasakan “pahitnya” ditolak oleh pihak bank. Lalu, bagaimana caranya agar Anda tidak mengalami hal tersebut? Dilansir dari Amethyst Tower, berikut adalah beberapa hal yang harus diperhatikan agar pengajuan KPA disetujui oleh bank. Dokumen Lengkap Hal pertama yang harus diperhatikan sebelum mengajukan KPA adalah kesiapan dokumen. Beberapa dokume...

Selain Cantik, 8 Tanaman Indoor Ini Juga Menyehatkan Lho!

Meletakkan tanaman di dalam ruangan bukanlah hal yang tabu. Banyak orang yang memanfaatkan tanaman untuk menambah keindahan hunian. Tapi, tahukah Anda bahwa disamping itu, beberapa tanaman indoor juga dapat menyegarkan ruangan dan menyehatkan lho. Dilansir dari Olympic Residence, berikut adalah beberapa tanaman indoor menyehatkan yang bisa Anda tambahkan di hunian. Check it out! Lavender Pertama, bunga lavender. Meletakkan segelas lavender di dalam ruangan akan menambah kesegaran hunian. Cukup letakkan bunga di dekat jendela dengan intensitas cahaya matahari tinggi. Jika Anda tinggal di hunian yang mungil seperti apartemen studio, pilihlah varietas lavender kecil yang dapat tumbuh dengan baik di dalam pot agar tidak memakan banyak tempat. Sansevieria Sansevieria atau lebih dikenal sebagai bunga lidah mertua termasuk tanaman yang luar biasa karena dapat bertahan hampir di semua jenis lingkungan. Tumbuhan ini memiliki daun keras yang bisa mentolerir cahaya ...

Hanya dengan Cara Ini WNA Bisa Beli Apartemen di Indonesia

Seperti yang kita tau, pembangunan apartemen terus menjamur tak hanya di pusat kota, namun juga merebak hingga ke kawasan-kawasan penyangga. Kondisi ini pun dimanfaatkan oleh para investor untuk “memperkaya” diri, mengingat nilai properti yang tidak pernah turun dan tak terpengaruh inflasi. Bukan hanya investor lokal saja yang ingin berinvestasi apartemen di Indonesia, warga negara asing (WNA) pun banyak yang tertarik untuk menjalankan kegiatan bisnis ini. Sayangnya, WNA tidak memiliki keleluasaan untuk memiliki properti di Indonesia. Sebenarnya pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 103/2015 tentang Pemilikan Rumah Tempat Tinggal atau Hunian oleh Orang Asing yang berkedudukan di Indonesia. Meski begitu, tetap ada syarat-syarat yang harus dipenuhi agar mereka bisa memiliki hunian di Indonesia. Memiliki Kitas Pertama, berdasarkan PP No. 103 pasal 2 ayat 2, WNA diperbolehkan membeli properti di Indonesia jika ia memiliki KITAS (Kartu Izin Tingga...