Langsung ke konten utama

Jakarta Pusat Semakin Potensial untuk Investasi Properti. Ini Penyebabnya!


Jakarta Pusat Semakin Potensial untuk Investasi Properti. Ini Penyebabnya!

Sebagai ibu kota Negara, Jakarta menjadi kawasan yang paling diincar oleh hampir seluruh penduduk Indonesia. Dari keenam kota administrasi di DKI Jakarta, Jakarta Pusat merupakan salah satu kawasan yang menjadi favorit masyarakat untuk dijadikan tempat tinggal.

Hal ini dikarenakan masyarakat ingin tinggal di kawasan yang letaknya strategis dan memiliki akses transportasi yang mudah.

Besarnya permintaan akan hunian pun membuat Jakarta Pusat mulai berbenah diri. Kawasan ini diperkirakan akan memiliki proyek konstruksi terbesar dalam beberapa tahun kedepan.

Nah, untuk mendukung meningkatnya mobilitas warga, Jakarta Pusat semakin memfokuskan untuk membangun dan mengembangkan akses transportasi yang akan memudahkan masyarakat dalam bepergian, khususnya ketika ke luar kota Jakarta.

Jakarta Pusat, Lokasi Tepat Investasi Properti


Dilansir dari industri.bisnis.com, F. Suherman, selaku General Manager dari perusahaan Century 21, menilai bahwa pasar properti di Jakarta Pusat untuk hunian dan perkantoran mengalami perkembangan yang sulit. Maksudnya, banyaknya permintaan tidak sebanding dengan ketersediaan lahan. Hal inilah yang membuat konstruksi properti di kawasan Jakarta Pusat terus ditingkatkan.

Untuk mengatasi minimnya lahan Jakarta, hunian vertikal adalah alternatif hunian yang tepat. Menurut Colliers, perusahaan real estate yang rutin melakukan riset properti, tingkat okupansi untuk penyewaan apartemen mencapai angka 81% selama tahun 2014, 10% lebih tinggi dari area lain di DKI Jakarta.

Hal ini menandakan bahwa investasi properti di Jakarta Pusat merupakan jalan yang tepat untuk mendulang kekayaan.

Besarnya Minat Terhadap Pasar Properti Sekunder


Dilansir dari lifull.id, tren pertumbuhan properti sudah terjadi sejak kuartal I tahun 2013. Kenaikan harga paling tinggi terjadi di Jakarta Pusat, yakni sebesar 18,13%. Pada kuartal III tahun 2014, harga properti residensial di pasar sekunder meningkat hingga 4,12% dibanding kuartal sebelumnya.

Keterangan tersebut mengindikasikan bahwa ini adalah saat yang tepat untuk berinvestasi properti. Salah satu apartemen di Jakarta Pusat yang bisa menjadi aset investasi adalah Amethyst Tower Kemayoran.

Apartemen yang dikembangkan oleh HK Realtindo ini memiliki segudang keunggulan yang tentunya akan mendukung kesuksesan investasi Anda. Beberapa diantaranya adalah lokasi yang super strategis karena dekat dengan perkantoran, aksesnya mudah, serta dekat dengan berbagai pusat perbelanjaan dan juga hiburan. Bonusnya, apartemen di Kemayoran ini memberikan view laut Ancol yang menawan.

Anda tidak perlu mengeluarkan budget terlalu dalam karena apartemen dengan segudang keunggulan ini bisa didapatkan hanya dengan harga 450 jutaan!

Selain itu, Anda pun tidak perlu menunggu lama untuk mulai berinvestasi apartemen di Jakarta Pusat karena Amethyst Tower sudah ready stock. Jadi, Anda hanya perlu membayar, memilih unit, dan mulai berinvestasi dengan menyewakan apartemen kepada para pencari pasar properti sekunder.

Bagaimana, sudah siap untuk berinvestasi dan mendapatkan keuntungan dari apartemen di Jakarta Pusat? Invest now or regret tomorrow!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hanya dengan Cara Ini WNA Bisa Beli Apartemen di Indonesia

Seperti yang kita tau, pembangunan apartemen terus menjamur tak hanya di pusat kota, namun juga merebak hingga ke kawasan-kawasan penyangga. Kondisi ini pun dimanfaatkan oleh para investor untuk “memperkaya” diri, mengingat nilai properti yang tidak pernah turun dan tak terpengaruh inflasi. Bukan hanya investor lokal saja yang ingin berinvestasi apartemen di Indonesia, warga negara asing (WNA) pun banyak yang tertarik untuk menjalankan kegiatan bisnis ini. Sayangnya, WNA tidak memiliki keleluasaan untuk memiliki properti di Indonesia. Sebenarnya pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 103/2015 tentang Pemilikan Rumah Tempat Tinggal atau Hunian oleh Orang Asing yang berkedudukan di Indonesia. Meski begitu, tetap ada syarat-syarat yang harus dipenuhi agar mereka bisa memiliki hunian di Indonesia. Memiliki Kitas Pertama, berdasarkan PP No. 103 pasal 2 ayat 2, WNA diperbolehkan membeli properti di Indonesia jika ia memiliki KITAS (Kartu Izin Tingga...

Cuma Orang Kaya & Ekspatriat yang Bisa Beli Apartemen. Benarkah?

Banyak yang mengatakan kalau apartemen hanya diperuntukan kepada kalangan atas dan ekspatriat. Hal ini karena harga dari hunian vertikal ini yang bisa dibilang cukup fantastis. Selain itu, biaya maintenance -nya yang juga cukup tinggi dibanding rumah tapak pun menjadi latar belakang munculnya persepsi ini. Tapi, benarkah begitu? Yuk, cari tahu kebenarannya dengan menyimak penjelasan di bawah ini. Apartemen di Pusat Kota Harganya Mahal Apartemen terkenal dengan harganya yang mahal. Tapi, tahukah Anda bahwa tingginya harga ini disebabkan oleh lokasinya. Apartemen dengan harga fantastis biasanya terletak di kota-kota besar seperti Jakarta. Inilah yang menyebabkan munculnya persepsi bahwa hanya orang kaya dan ekspatriat berpenghasilan tinggi yang mampu membeli apartemen. Pilih Lokasi yang Tepat Fakta lain yang menyebabkan tingginya harga apartemen adalah lokasi. Tentu apartemen di kota besar dibanderol dengan harga lebih tinggi dibanding yang berlokasi di pinggir ...

Do & Don’t Dalam Berinvestasi Properti

Investasi properti adalah solusi yang tepat untuk tetap bisa mendapatkan penghasilan saat kita sudah tidak mampu lagi untuk banyak bergerak dan bekerja. Selain harganya selalu mengalami kenaikan, nilainya yang tidak terkikis oleh inflasi juga menjadi keuntungan tersendiri karena dapat mengimbangi inflasi dan pajak yang tabungan kita. Sebenarnya, investasi properti memiliki daya tarik tersendiri yaitu meskipun ekonomi dalam keadaan buruk, berinvestasi di sektor ini akan lebih baik dari pada saham. Apalagi jika Anda memilih properti berupa hunian. Pasalnya, sumber utama dari pembangunan properti ini adalah tanah yang harganya naik setiap tahun. Namun, yang namanya investasi pasti memiliki risiko. Nah, dilansir dari Olympic Residence, berikut adalah beberapa hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat akan memulai investasi properti . Do: Rencanakan Tujuan Investasi Sebelum memulai investasi properti, sebaiknya tentukan dulu apa yang diharapkan dari Investasi Anda. ...